Proses pembesian kolam renang ini adalah tahapan terpenting dalam upaya membentuk sebuah elemen struktur tulang bangunan yang kokoh. Apabila struktur susunan penulangan atau pembesian dilakukan secara baik dan benar akan berpengaruh terhadap kualitas kekuatan dan daya keawetan kolam renang untuk keperluan jangka panjang. Yang dimaksudkan dukopool disini adalah untuk memperkuat hasil struktur bangunan dari hasil cor kolam renang yang akan kita buat nantinya. Proses tahapan pembesian ini wajib dilakukan oleh semua kontraktor kolam renang karena proses ini berhubungan dengan pembuatan kerangka utama sebuah kolam renang yang harus kokoh dan kuat, sehingga kedepannya kolam renang yang akan kita buat dapat menahan berat volume air dan berat badan manusia saat melakukan aktivitas berenang di atasnya.

Namun sebelum dilakukan proses pembesian pada kolam renang ini hal-hal yang perlu dilakukan untuk langkah awal persiapannya adalah pembuatan bekisting luar dan bekisting dalam sebagai cetakan pembentuk pola utama dalam pembuatan kolam renang. Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai proses pemasangan bekisting ini selengkapnya dapat anda baca pada artikel kami sebelumnya, yaitu di >> Pasang Bekisting Kolam Renang.

Pelaksanaan Proses Pembesian pada Kolam Renang

Pelaksanaan pembesian yang dilakukan oleh dukopool dilakukan sesuai dengan gambar kerja dan hasil negosiasi pelanggan untuk pembuatan kolam renang berdasarkan survey lokasi yang akan dijadikan area kolam renang, perhitungan penggunaan material dan anggaran belanja untuk pembelian material.

1. Pemilihan material Baja / Besi Kolam Renang

Dalam pemilihan material pembentukan tulang rangka kolam renang, dukopool menawarkan berbagai varian jenis material yang akan digunakan nantinya dalam pembuatan kolam renang, antara lain :

  • Material terbuat dari besi / baja polos

Dalam bahasa teknik sipil material besi/baja polos ini disebut dengan plain rebar. Besi / baja polos ini memiliki permukaan yang rata serta mulus dan licin jika kita raba.  Penampang besi polos yang biasa di jual di pasaran adalah bentuk bulat dan memiliki berbagai ukuran diameter tertentu. Ukuran diameter ini yang menentukan kekuatan tarik dan ketahanan suatu konstruksi bangunan kolam renang. Harga besi /baja polos ini lebih murah jika dibandingkan dengan besi ulir atau sirip, namun mempunyai keunggulan untuk membuat pola rangka tertentu besi ini mudah digunakan, karena sifatnya lebih lentur dan gampang untuk dibengkokkan.

  • Material terbuat dari besi / baja sirip atau ulir

Dalam bahasa teknik sipil (ilmu bangunan) material ini disebut dengan deformed rebar. Permukaan material ini memiliki tonjolan berbentuk sirip ikan atau tonjolan berbentuk ulir di sepanjang permukaannya yang berfungsi untuk membantu mengikat cor-coran semen pembentukan beton pada kolam renang.  Daya ikat yang dihasilkan oleh material sirip ulir ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan menggunakan material besi polos biasa. Tentu saja harganya lebih mahal jika pelanggan dukopool memilih menggunakan material ini untuk kerangka kolam renang. Biasanya penggunaan material sirip atau ulir ini dukopool aplikasikan untuk pemasangan instalasi kolam renang gedung bertingkat. Material yang terbuat dari besi / baja sirip atau ulir ini mempunyai sifat kurang lentur dan sulit untuk di bengkokkan, namun bagus dan memiliki ketahanan serta kekuatan konstruksi bangunan dalam jangka waktu yang panjang.

Di pasaran ukuran standart satu batang besi panjangnya adalah 12 meter per lonjornya. Biasanya dalam perencanaan pembesian kolam renang pribadi dilapangan dukopool sering menggunakan besi beton dengan ukuran diameter besi / baja Ø 8mm , Ø 10mm, dan Ø 12mm. Namun untuk proyek pembuatan kolam renang publik atau taman hiburan, disesuaikan dengan kondisi dilapangan.

2. Pemotongan dan Pembengkokan Besi

Besi / baja beton berdiameter Ø 8mm sampai dengan Ø 12mm dapat dipotong dengan menggunakan gunting besi beton atau menggunakan mesin gerinda. Untuk keamanan dalam pemotongan sebaiknya besi beton diletakkan di atas sebuah balok kayu. Hal ini juga untuk melindungi besi beton terhadap korosi dan oksidasi terhadap kelembaban lantai atau tanah. Pemotongan dilakukan batang per batang dan disesuaikan dengan pola kolam renang yang akan dibuat. Besi / baja beton di bengkokkan mengikuti gambar kerja dengan alat penekuk atau pembengkok besi manual. Batang besi beton dengan diameter garis tengah Ø20 mm atau lebih besar, harus dibengkokan dengan mesin pembengkok besi beton untuk mengurangi kesalahan tekukan dalam ukuran gambar kerja.

3. Pemasangan Besi / Baja Beton Kolam Renang

pemasangan besi beton

Proses pemasangan besi beton bisa dilakukan sebelum atau setelah proses bekisting kolam renang, menyesuaikan bentuk dan kerumitan saat pemasangan di lapangan. Besi / baja beton yang telah di potong dan di bengkokkan diusahakan di kumpulkan serta dipisahkan menurut ukuran dan besar masing-masing untuk memudahkan kita dalam pemasangan. Besi hasil pemotongan dan pembengkokan tadi, kemudian dirangkai mengikuti gambar kerja dan cetakan bekisting yang telah di buat. Sebaiknya perakitan besi beton ini dilakukan di dekat tempat kita memotong dan melakukan pembengkokan, sejumlah ikatan besi dianyam dan dirakit sesuai tipe ikatan dan jenis kolom yang akan dibuat.  Pastikan susunan pembesian beton tersebut kuat untuk diangkat ke lokasi area kolam renang. Setelah proses pemasangan pembesian kolam renang sudah selesai dibuat dan sudah dipasang pada titik area dan pondasi yang ditentukan. Selanjutnya kita melangkah ke Proses Pengecoran Kolam Renang.

Baca Juga : Kontraktor Kolam Renang Cibubur Murah dan Bergaransi